Postingan

 SYARAH SHAHIH MUSLIM 1 ( Pustaka ABIK ).pdf

PINTU PINTU RASIA SYAITAN

 PINTU PINTU RAHASIA SETAN الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ   أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه. أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ أَمّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ الله، اُوْصِيْنِي نَفْسِي بِتَقْوَى الله، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ Ma'a syiral muslimin jama'ah sholat Jum'at yang dirahmati Allah, marilah kita bertekad bersama sama Istiqomah meningkatkan Iman dan taqwa kita kepada Allah dengan berusaha semaksimal mungkin agar bisa menutup pintu pintu rahasia setan.  Sholawat dan salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad salallahu alaihiwas salam, bes...

DO'A UNTUK ORANG YANG SUDAH MENINGGAL BUKAN AL-FATIHAH ..!!

 Bismillah..  *📚 DO'A UNTUK ORANG YANG SUDAH MENINGGAL BUKAN AL-FATIHAH ..!!!* *KARENA AL FATIHAH ARTINYA PEMBUKAAN.* ---- *INI DO'A UNTUK ORANG MENINGGAL YANG BENAR.* 1. Do'a Allahummaghfirlahu untuk laki-laki (tunggal) اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (mayit laki-laki tunggal itu), belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.” 2. Doa Allahummaghfirlaha untuk perempuan (tunggal) اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا Allahummaghfirlaha warhama wa ‘afiha wa’fu ‘anha. Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (mayit perempuan tunggal itu), belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.” 3. Doa Allahummaghfirlahuma untuk dua orang (laki-laki atau perempuan) اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُمَا وَارْحَمْهُمَا وَعَافِهِمَا وَاعْفُ عَنْهُمَا Allahummaghfirlahuma warhamuma wa ‘afihima wa’fu ‘anhuma. Artinya: “Ya Allah, ampunilah dua may...

MEREDAM RASA TERSINGGUNG

 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم  *۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞.* MEREDAM RASA TERSINGGUNG Salah satu hal yang sering membuat energi kita terkuras adalah timbulnya rasa ketersinggungan diri. Munculnya perasaan ini sering disebabkan oleh ketidaktahanan kita terhadap sikap orang lain. Ketika tersinggung, minimal kita akan sibuk membela diri dan selanjutnya akan memikirkan kejelekan orang lain. Hal yang paling membahayakan dari ketersinggungan adalah habisnya waktu kita untuk memikirkan "BALAS DENDAM" *Efek yang biasa ditimbulkan oleh rasa tersinggung adalah kemarahan. Jika kita marah, kata-kata jadi tidak terkendali, stress meningkat, dan lainnya. Karena itu, kegigihan kita untuk tidak tersinggung menjadi suatu keharusan. Apa yang menyebabkan orang tersinggung? Ketersinggungan seseorang timbul karena menilai dirinya lebih dari kenyataan, merasa pintar, berjasa, baik, tampan, dan merasa sukses. Setiap kali kita menilai diri ...

SEORANG KAYA RAYA YG KETIKA WAFAT TIDAK ADA KAIN YG BIZA UNTUK MENUTUPI JENAZAHNYA___

 ____ SEORANG KAYA RAYA YG KETIKA WAFAT TIDAK ADA KAIN YG BIZA UNTUK MENUTUPI JENAZAHNYA___ .... Abu Dzar al Ghifari RA, yang nama aslinya Jundub bin Janadah berasal dari Bani Ghifar yang tinggal jauh dari kotaMakkah,tetapi ia merupakan kelompok sahabat yang pertama memeluk Islam (as sabiqunal awwalun). Ia termasuk orang yang menentang pemujaan berhala pada jaman jahiliah, karena itu ia langsung tertarik ketika mendengar kabar tentang seorang nabi yang mencela berhala dan para pemujanya. Ia merupakan orang dewasa ke limaatau ke enam yang memeluk Islam. Ketika ia menceritakan kepada Nabi SAW bahwa ia berasal dari Ghifar, beliau tersenyum penuh kekaguman. Bani Ghifar terkenal sebagai perampok yang suka mencegat kafilah dagang di belantara padang pasir. Mereka sangat ahli melakukan perjalanan di malam hari, gelap gulita bukan halangan bagi mereka, karena itu kabilah ini sangat ditakuti oleh kafilah dagang. Nabi SAW makin takjub ketika mengetahui bahwa Abu Dzar datang sendirian hanya u...

KISAH AMINAH SENDIRI DI KOTA MEKKAH SAAT PASUKAN ABRAHAH AKAN HANCURKAN KA’BAH

 ﷽ KISAH AMINAH SENDIRI DI KOTA MEKKAH SAAT PASUKAN ABRAHAH AKAN HANCURKAN KA’BAH  ✍️Oleh: Miftah H. Yusufpati  📝Editor: Muhammad Rozi  29 September 2023  Pada saat Abrahah akan menghandurkan Ka’bah, penduduk Mekkah mengungsi. Hanya Aminah yang bertahan di rumah. Pada saat Aminah hamil, orang-orang mengungsi ke gunung-gunung untuk menghindari pasukan Abrahah yang ingin menghancurkan Ka’bah. Abdul Muthalib membujuk agar Aminah keluar dari rumah, seperti kebanyakan wanita kaumnya pada waktu itu, namun sang menantu itu menolak karena dia yakin Allah akan melindungi dirinya dan bayi yang dikandungnya.  Fuad Abdurahman dalam bukunya berjudul "Jalan Damai Rasulullah: Risalah Rahmat bagi Semua" menyebut banyak riwayat yang menjelaskan tentang seputar kehamilan Aminah, seperti kerap kali didatangi orang-orang suci yang terjadi dalam mimpi ataupun terjaga, yang menyampaikan salam dan mengabarkan bahwa Aminah sedang mengandung manusia teragung penghulu para utusan A...

ILMU KALAM NABI IBRAHIM

 *ILMU KALAM NABI IBRAHIM* Semua para Nabi dan Rasul memiliki keyakinan Islam sejak mereka belum diangkat menjadi Nabi, dan tidak ada satupun Nabi yang pernah menyembah selain Allah, tidak di masa sebelum menjadi Nabi dan juga setelah mendapat wahyu.  Nabi Ibrahim membawa agama Islam dan meyakini Tauhid sejak masih kecil hingga mendapat wahyu dan diangkat sebagai Rasul, beliau tidak pernah menyembah berhala, tidak menyembah matahari, tidak menyembah bulan dan bintang serta tidak pernah ragu dengan Tuhan-Nya.  Allah befirman: ﴿ وَلَقَدْ آتَيْنَا إِبْرٰهِيْمَ رُشْدَهُ مِنْ قَبْلُ ﴾ (سورة الأنبياء: 51) Maknanya: “Dan Aku (yakni Allah) berikan kepada Ibrahim keimanan di hatinya Sejak masih kecil”* (Surat al-Anbiya’:51)    maka Nabi Ibrahim sudah beriman sejak masih kecil wajib untuk kita yakini secara mutlak bahwa Para Nabi ma’shum yakni terjaga dari kekufuran,  baik sebelum diwahyukan kepada mereka wahyu kenabian dan juga setelahnya. Adapun perkataan sayiduna ...